Tempat Diving dan Snorkeling di Bali
Oleh ronald | 17 August 2012 00:00:00

Tentunya tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Bali merupakan salah satu tempat di dunia yang memiliki keindahan bawah laut yang sangat indah. Banyak sekali lokasi perairan di Bali yang menjadi area favorit untuk mengeksplorasi berbagai keindahan bawah lautnya. Diving atau snorkeling adalah salah satu cara untuk bisa menikmati aneka keindahan kehidupan alam bawah laut yang terdiri dari batu karang, ikan-ikan berwarna indah, plankton, rumput laut, dan lainnya.

Bagi Anda yang sedang berlibur ke Bali dan ingin menikmati indahnya pemandangan bawah laut, maka cobalah Anda datang ke beberapa tempat ini:

1. Pulau Menjangan


sumber (
besttravelpictures.com, megenep.com)

Berlokasi di ujung barat pulau Bali dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat. Lokasi untuk snorkeling dan diving di pulau ini ada di hampir sekeliling pulau. Anda dapat langsung berenang dari tepian pantai untuk menemukan taman laut yang indah. Untuk menyeberang ke pulau Menjangan, Anda bisa melalui dermaga Labuhan Lalang atau Mimpi Resort dengan menyewa perahu.

Menjangan merupakan lokasi terbaik untuk melakukan aktivitas surfing, menyelam ataupun snorkeling. Di pulau ini terdapat dua bagian pulau untuk melakukan snorkeling. Di salah satu sisi pulau, Anda akan menemukan beberapa spesies ikan dan karang yang sangat cantik karena airnya yang cukup bening.

Anenome, gorgonian table, coral garden, eel, lion fish,  bahkan murray adalah beberapa biota yang bisa Anda temui di kedalaman antara 3-10 meter. Jika beruntung, kita bisa melihat penyu, lumba-lumba dan whale shark. Pulau ini memiliki banyak daya tarik selain taman lautnya yang sangat terkenal dengan tebing dalam lautnya (drop off).

2. Nusa Penida


sumber (
blog.baliocean.com)
Manta Point dan Crystal Bay

Pulau Nusa Penida dan gugusan pulau kecil di sekitarnya, Lembongan dan Cennigan. Lokasinya berada di sisi tenggara pulau Bali. Banyak ditemui dive spot yang juga bisa untuk kegiatan snorkeling seperti Manta Point, Crystal Bay (Penida), dan Toya Pakeh yang berada di pulau Nusa Penida.

Tempat ini merupakan lokasi yang paling mudah dicapai karena jaraknya yang dekat dengan pantai. Untuk bisa menyeberang ke Nusa Penida dan Lembongan Anda bisa melalui perahu dari Sanur dan ferry dari Padangbai. Dengan jarak tempuh dari Sanur kurang lebih 45 menit, dan sekitar 30 menit dari Padangbai.

Pantai ini lokasi yang paling banyak memiliki coral, hard coral maupun soft coral. Juga jenis-jenis ikan yang bermacam jenisnya di antaranya Barracuda, Napoleon, Angelfish, Clownish dan Moray Eels.

Selain Toya Pakeh, Manta Point dan Crystal Bay punya daya tarik masing-masing. Di Manta Point kita bisa temui Manta di kedalaman tertentu dan Mola-Mola di Crystal Bay di kedalaman tertentu selain coral dan jenis-jenis ikan lainnya. Butuh perahu untuk mencapai dua tempat ini karena jarak dari pantai agak jauh.

3. Amed


sumber (baliscubadiver.com)

Terletak di sisi timur pulau Bali, tepatnya di Kabupaten Karangasem. Pantai Amed yang indah ini semakin menarik karena banyak perbukitan yang mengelilinginya. Dengan berkendara mobil atau motor kita bisa menuju Amed dari Denpasar dalam waktu tempuh kurang lebih 3.5 jam melintasi pesisir selatan pulau Bali, melalui By Pass Ida Bagus Mantra menuju Karangasem.

Di laut Amed ada sebuah reruntuhan kapal (ship wreck) Jepang yang menarik untuk dilihat. Selain itu lokasi Amed terkenal dengan banyaknya soft coral terutama di Tanjung Jemeluk, Tanjung Vienna, dan pantai Bunutan. Di tempat-tempat ini kita bisa temukan soft coral, hard coral.

Di tempat wisata air ini, Anda akan melihat berbagai macam ikan, seperti Black Snapper, Triggerfish, Surgeon Fish, Unicorn Fish, Parrot Fish, Damselfish, Cardinalfish, Dogtoooth Tuna, serta Hiu Karang Ekor Putih .

Waktu yang baik untuk ber-snorkeling ria di sini adalah pagi dan di pertengahan musim kemarau. Jarak pandang bisa mencapai 10 meter lebih, air relatif lebih jernih. Menjelang siang, arus di kawasan ini akan bertambah kencang dan membuat air keruh oleh pasirnya yang hitam.

4. Tulamben


sumber (meja-kotak.blogspot.com)

Tempat selam di Bali yang cukup populer adalah di Tulamben. Pantai pasir hitam ini cukup dangkal (kedalamannya rata-rata 18 meter), karenanya lokasi tersebut sangat cocok bagi Anda yang ingin belajar menyelam ataupun snorkeling. Walaupun begitu, lokasi ini juga cocok untuk semua tingkat penyelam karena pemandangan menakjubkan yang jarang Anda temukan di lokasi wisata air lainnya. Di sini terdapat “USAT Liberty”, bangkai kapal perang Amerika yang jatuh di Selat Lombok, karena terkena torpedo Jepang saat Perang Dunia II. Pesawat ini terdampar di Tulamben ketika upaya penyelamatan gagal. Selain itu, di sini Anda akan mata Anda akan dimanjakan oleh keindahan The Coral Garden dan beragam jenis ikan, seperti Hiu Ekor HItam, termasuk Ikan Pari Biru.

5. Pemuteran


sumber (equatorinitiative.org)

Berlokasi di utara pulau Bali, di antara Buleleng dan Gilimanuk. Dari Lovina untuk sampai ke Pemuteran tidak terlalu jauh. Dengan waktu tempuh satu jam Anda sudah bisa menemukan banyak dive centre yang menyewakan snorkel set di sepanjang Pemuteran.

Kehidupan laut di pantai ini sangat menarik, karena terdapat beberapa spesies yang hanya dapat ditemukan di pantai ini. Tidak ada arus dan visibilitas yang baik, membuat salah satu tempat selam di Bali ini menjadi lokasi yang sangat cocok untuk menyelam. Penyelaman malam di Pemuteran sangat menyenangkan dan layak untuk Anda coba. Bahkan penyelam yang sudah mahir pun lebih memilih untuk melakukan penyelaman malam dibandingkan menyelam di siang hari.

Pemuteran memiliki taman laut dengan coral-coral barunya setelah sempat rusak oleh serbuan crown of thorns (parasit). Di sini kita bisa melihat penangkaran coral (BioRock Project) yang dibuat dari rangka-rangka besi untuk mengembalikan keberadaan ekosistem di dalamnya. Di sini Anda bisa menemukan lion fish, anemone, lobster, dan table corals hanya dengan berenang dari tepian pantai.

6. Blue Lagoon


sumber (geolocation.ws)

Terletak di Padangbai, bagian timur pulau Bali. Tipe lokasi bebatuan karang dengan pasir halus di beberapa tempat landai.

Dalam lautnya yang lumayan tenang dan airnya yang jernih, snorkeling di Blue Lagoon bisa dilakukan dengan nyaman. Di sini Anda bisa temui murray, morish idol, ikan sapi-sapi, dan kadang kura-kura bahkan hiu karang (reef shark). Bagi mereka yang hobi fotografi terutama macro underwater, Blue Lagoon adalah surga.

Saat berombak, jarak pandang hanya 1-3 meter. Disarankan untuk snorkeling di tempat ini saat ombak sedang reda untuk menghindari arus yang lumayan kuat mengingat lokasinya yang berada di antara Pulau Bali dan Nusa Penida (selat Badung).


 

Share